Tuesday, October 6, 2009

mengenangmu , mencarimu , menyayangimu , melupakanmu

maaf , aku tuliskan larik puisi ini untuk mengenangmu .

malam sepi tak berujung temani hasrat untuk bersama
dingin udara sekitar menyelimuti kalbu , terlelap bersama alunan lagu
hati gundah meraung raung menanyakan keberadaan drimu
tak sanggup aku menahan rasa untuk bertanya , rasa untuk mencari , rasa untuk menyayangi
sampaikah aku pada puncak yang membutakan jiwa ?
membuatku tak tahu apa yang akan aku hadapi untuk menyongsong hari
aku tanyakan pada sang mentari apakah ia bersedia menggandengku untuk beridiri di atas mati
aku tanyakan pada sang bulan apakah ia bersedia menggendongku apabila aku terjatuh dari mimpi
aku tanyakan pada sang bintang apakah ia bersedia memberikan sinarnya untuk cerahkan hati
tapi aku tetap tak dapat kepastian yang berarti
merenung terpaku meratapi kehilanganmu
takut ku langkahkan kaki untuk menghadapi kenyataan
kenyataan pahit bahwa kita tak lagi berdua
sang fajar tak memberiku jawaban atas sebuah pertanyaan
sang rembulan tak dapat memberiku kepastian atas sebuah penantian
sang kejora tak mampu lepaskan aku dari belenggu yang mengikat tubuhku
bagaimana lagi harus kujalani hidup
asing bagiku apabila lanjutkan impian sendu tanpa kamu
berusaha lupakanmu adalah jalan terbaik yang harus kupilih
namun satu pertanyaan mengganjal dalam hati
apakah bisa aku melupakanu kasih ?




mdy*

No comments: